Selasa, 27 Juli 2010 - 16:46:25 WIB SAR Jatim Gelar Latihan Tanggulangi Bencana Diposting oleh : Redaksi
Kategori: Nasional
- Dibaca: 41 kali
Seribupilar.com - Sadar kalau bahaya bencana termasuk ancaman gempa juga bisa terjadi di wilayah Provinsi Jawa Timur. Sedikitnya 500 orang, terdiri dari Basarnas Jatim dan sejumlah elemen relawan penanggulangan bencana. Termasuk unsur TNI, Tagana, Orari, PMI, Menwa, Pramuka dan elemen pendukung mengikuti latihan gabungan penanganan bencana di Lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya, Selasa 27 Juli 2010.
Mereka bahu membahu memainkan skenario penanganan dan melakukan tindakan pertolongan terhadap korban saat terjadi bencana. "Sebanyak 400 orang terlibat langsung dalam demo penanggulangan bencana. 100 orang lainnya berada di pos cadangan," kata Ketua Badan SAR Jatim, Sutrisno disela latihan.
Mereka, harus disiapkan agar memahami apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana sesungguhnya. "Tidak ingin kecolongan saat menghadapi bahaya sesunguhnya," lanjutnya.
Ditambahkan, dengan melibatkan semua unsur diharapkan ada kesamaan pemahaman dan tindakan jika bahaya bencana benar-benar terjadi di Jatim. "Ini untuk mengukur kekuatan personil jika benar-benar terjadi bencana," lanjutnya.
SAR Jatim mengakui masih terdapat kendala dalam kesiapan penanggulangan bencana. Terutama . kelengkapan peralatan dibanding luas wilayah yang harus ditangani di Jatim. Termasuk jumlah personil yang harus ditingkatkan jumlahnya.
Dari catatan yang ada, saat ini personil Satgas Bencana tercatat ada 111 orang, yang idealnya ada 200 orang untuk wilayah di Jatim.
Sementara, terkait Peta Bahaya Gempa Indonesia 2010, merevisi peta lama yang telah berumur delapan tahun. Menurutnya, Jatim tanggap menghadapi itu. Sejumlah daerah diJatim telah menjadi prioritas pengawasan dan kewaspadaan. "Khususnya kawasan Trenggalek, Tulung Agung, Jember dan Bojonegoro," katanya.